Saat rapat penanganan gempa bumi di Posko Penanganan Gempa Bumi di Batalyon Yonif TP 834/WM, Nagekeo, NTT, Rabu (26/8), Prabowo menegaskan bantuan harus digunakan secara tepat. Bantuan itu digunakan untuk mendukung penanganan bencana dan membantu masyarakat yang terdampak.
Di sisi lain, Pemkab Manggarai Barat mengalokasikan Rp 13 miliar untuk tanggap darurat di daerah tersebut. Anggaran itu dialokasikan dalam pos bantuan tak terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manggarai Barat.
Edi Endi menegaskan anggaran Rp 13 miliar itu khusus untuk tanggap darurat. Bukan untuk rekonstruksi rumah dan fasilitas umumnya lainnya yang rusak akibat gempa.
"Rp 13 miliar itu untuk tanggap darurat tanggap darurat. Belum kami omong ya rekonstruksi," kata Edi Endi.