Ia mencontohkan Amerika Serikat (AS) yang tengah membangun cadangan bahan bakar minyak (BBM). Sementara itu, pemerintah Inggris mengimbau warganya untuk menyiapkan kebutuhan mandiri selama 72 jam guna mengantisipasi situasi darurat.
Di tengah ketidakpastian global tersebut, Anindya menilai Indonesia juga terus memperkuat kemandirian. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan kemandirian di sektor pangan, air, dan energi.
"Jadi bisa kita bilang, di tahun 2025 mengatakan Indonesia adalah bright spot. Ini disampaikan bukan oleh kita tapi oleh IMF. Dan saya sampaikan di sini, Indonesia continues teh bright spot. Kenapa? Karena kita resilient atau mempunyai daya tahan berdasarkan data dan juga daya tahan berdasarkan alam yang diberikan," pungkasnya.