Dengan mengintegrasikan akses pembiayaan dan pemberdayaan usaha, Akhmad menegaskan bahwa perseroan berkomitmen untuk mendorong UMKM agar semakin produktif, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Adapun sepanjang periode 2015 hingga Agustus 2026, BRI secara kumulatif telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.580 triliun kepada 49,2 juta penerima di seluruh Indonesia.
Menurut perseroan, capaian tersebut merefleksikan konsistensinya dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional.
Sejalan dengan komitmen memperluas akses pembiayaan produktif, perseroan juga terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk dalam memperkuat akses pembiayaan pada sektor perumahan.
Hingga akhir Agustus 2026, BRI telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp11,9 triliun, yang terdiri atas KPP untuk sisi demand sebesar Rp9,62 triliun dan KPP untuk sisi supply sebesar Rp2,29 triliun.