NADIKABAR.COM — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pemerataan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara karena pembiayaan masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza, dalam keterangan di Jakarta, Rabu, mengatakan, wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menyumbang Rp150,5 triliun atau sekitar 57 persen dari total realisasi KUR nasional hingga 23 Oktober 2026.

Namun, penyaluran di regional tersebut masih didominasi Pulau Jawa.

Ia menyebutkan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat menyumbang sekitar 78 persen, sedangkan Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) baru mencapai sekitar 12 persen.