Prihati menjelaskan, saat ini sistem pelayanan kesehatan masih cenderung volume-based, salah satunya karena belum ada sistem remunerasi jasa dokter yang berlaku secara nasional.

"Nah oleh karena itu, apabila sudah ada sistem remunerasi yang tepat, maka para dokter tidak akan bekerja mengejar banyak-banyak pasien untuk mendapatkan penghasilan, tetapi sekali lagi sesuai dengan indikasi," jelasnya.

Ia menilai rekam medis elektronik yang terorganisir dengan baik akan menjadi salah satu fondasi untuk mendukung perubahan tersebut.

"Apabila nanti ini sudah terjadi rekam medik elektronik yang betul-betul terorganisir dengan baik, maka semua data itu bisa mendukung pelayanan yang lebih value-based medicine," pungkas Prihati.