Khusus pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan KNMP di 1.269 lokasi. Pembangunan fisik telah dimulai di 1.090 lokasi, sementara 179 lokasi lainnya masih dalam tahap pra-pembangunan dan proses kontrak.

Menurutnya, pembangunan KNMP merupakan bagian dari perubahan orientasi pembangunan nasional yang menempatkan laut dan masyarakat pesisir sebagai salah satu kekuatan utama ekonomi Indonesia.

"Selama ini kita membelakangi laut. Akibatnya, nelayan kita tertinggal dan banyak yang masih berada di desil 1. Kalau nelayan kita lemah, kita juga tidak akan bisa menguasai laut kita sendiri," ujar Zulha.

Program KNMP dirancang bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan upaya membangun ekosistem ekonomi pesisir terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan. Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2026 untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam pelaksanaannya.