Dalam pernyataannya, Mojtaba juga menyerukan langkah-langkah untuk menjaga persatuan dan memelihara kohesi sosial di negaranya. Ia melarang setiap tindakan yang berpotensi merusak kohesi sosial di Iran.
"Setiap pernyataan yang mematahkan semangat dan melemahkan motivasi nasional maupun publik, dan segala bentuk dikotomi semu -- seperti perang atau negosiasi, konsensus atau ekstremisme, kompromi atau hasutan perang -- yang di masa lalu telah memicu kerugian langsung atau tidak langsung bagi rakyat kita tercinta, dapat menimbulkan dampak serupa di masa mendatang," sebut Mojtaba.
"Oleh karena itu, saya menegaskan bahwa melakukan tindakan apa pun yang merusak kohesi sosial adalah dilarang," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di NadiKabar.com. Bacca selengkapnya di sini!