Gejala keracunan diketahui mulai muncul usai para santri menyantap hidangan MBG setelah salat zuhur. Memasuki waktu Asar, sejumlah santri mengeluhkan mual dan diare.

"Persoalannya hanya diare-diare saja. Insyaallah tinggal pemulihan. Semua sudah didata oleh pondok, jadi tidak ada kekhawatiran terhadap orang tua," kata Bupati Sidoarjo, Subandi.

Subandi menambahkan, ratusan santri sudah ditangani medis dengan baik. "Alhamdulillah semua sudah terpantau dan ditangani dengan baik, aman, dan tidak ada kendala apapun," ujar Subandi

Sebelumnya, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai diduga mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).