Dampak penyelenggaraan Pertamina MRS juga dirasakan di luar lintasan balap. Kehadiran pembalap, tim, penyelenggara, komunitas, dan penonton turut menciptakan aktivitas ekonomi bagi masyarakat sekitar, mulai dari sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) Hafiz Agung Rifai menyampaikan Mandalika memiliki keunggulan sebagai destinasi yang memadukan infrastruktur motorsport berstandar internasional dengan kekayaan daya tarik wisata Lombok.
Sebagai salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, Mandalika memiliki potensi untuk terus mengembangkan beragam kegiatan olahraga dan pariwisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan sepanjang tahun.
"Dengan penyelenggaraan event yang baik, kita bisa mendatangkan wisatawan, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kunjungan destinasi. Kami menilai event ini sebagai media untuk mempromosikan branding wisata secara keseluruhan dan memberikan dampak nyata bagi pariwisata Indonesia," jelas Hafiz.
Menurut Hafiz, keberagaman kalender kegiatan menjadi faktor penting dalam memperkuat daya tarik suatu destinasi. Penyelenggaraan Pertamina MRS diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi Mandalika, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat lokal.
Melalui kolaborasi antara Pertamina, MGPA, PRIDE Motorsport, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan, Pertamina MRS diharapkan terus berkembang sebagai ekosistem yang menghubungkan prestasi olahraga, kemajuan industri otomotif, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.