NADIKABAR.COM — Pertamina Patra Niaga terus memperkokoh langkah strategis demi menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berubah.
Upaya ini dijalankan melalui penguatan pasokan minyak mentah, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan LPG, penataan rantai pasok secara menyeluruh, serta peningkatan kesiapan operasional dan sarana distribusi di seluruh penjuru negeri.
Perusahaan juga memperketat pengelolaan layanan sekaligus menghadirkan kemudahan tambahan bagi masyarakat, agar kebutuhan energi tetap terpenuhi dengan baik.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan keandalan pasokan serta kelangsungan pelayanan energi menjadi prioritas utama perusahaan.
"Kami terus melakukan berbagai langkah penguatan, baik dari sisi pasokan maupun operasional, untuk mengantisipasi berbagai tantangan dan menjaga keberlangsungan layanan energi kepada masyarakat. Setiap langkah mitigasi dilakukan secara terukur dengan mengedepankan keselamatan, tata kelola yang baik, dan keandalan operasional," ujar Mars Ega.
Penguatan pasokan ditempuh melalui diversifikasi sumber pengadaan minyak mentah dan produk BBM, serta menjalin kerja sama strategis dengan mitra dari berbagai negara. Langkah ini bertujuan menjaga kesinambungan pasokan sekaligus meningkatkan fleksibilitas menghadapi pergerakan pasar energi global.
Ketersediaan ini didukung jaringan infrastruktur distribusi yang mencakup 125 Fuel Terminal (FT) dan Integrated Terminal (IT), 72 Aviation Fuel Terminal (AFT), 40 Terminal LPG (TLPG), 8 Floating Storage Fuel, serta 3 Floating Storage LPG.
Jaringan tersebut menyalurkan energi ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk daerah-daerah dengan kondisi geografis dan akses transportasi yang sulit dijangkau.
Di samping memperkuat pasokan dan sarana fisik, Pertamina Patra Niaga juga terus meningkatkan kesiapan operasional, mempererat kerja sama dengan para pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan pelayanan di lapangan agar penyaluran energi berjalan lancar, andal, dan tepat sasaran.
Mars Ega menambahkan, komitmen perusahaan tak hanya sebatas memastikan energi tersedia, melainkan juga dapat dijangkau dan diterima masyarakat dengan harga yang terjangkau sesuai ketentuan, serta tetap memperhatikan keberlanjutan.
"Bagi kami, Availability, Accessibility, Acceptability, Affordability, dan Sustainability merupakan prinsip utama dalam penyediaan layanan energi."
"Ini adalah komitmen perusahaan yang terus kami jaga melalui penguatan pasokan, peningkatan kesiapan operasional, dan optimalisasi pelayanan di lapangan. Kami akan terus melakukan langkah-langkah antisipatif agar layanan energi kepada masyarakat tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik," ujar Mars Ega menambahkan.