Menurut dia, selama ini industri pengolahan logam mulia lebih banyak terpusat di Taiwan maupun negara lain, sedangkan sumber bahan bakunya justru berasal dari tambang di Indonesia.

"Industri itu harus kita bawa di Indonesia, di mana apa yang dimiliki bangsa Indonesia ini dinikmati oleh rakyat Indonesia, yang selama ini tuh semuanya dinikmati oleh asing," ujar Arief.

Menteri Perindustrian Sarmuji disebut menyambut positif rencana hilirisasi ini dan mengarahkan APPI untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan direktorat terkait.