Ia mengatakan, sistem penilaian lomba mencakup 2 tahapan utama, yakni penilaian teknis desain, kesesuaian tema saat di darat, serta tingkat keseimbangan layang-layang saat bermanuver atau terbang di udara.

Dari beragam bentuk yang mengudara, ragam karakter pewayangan Punakawan menjadi bintang utama yang mencuri perhatian penonton internasional. "Ciri khas Indonesia yang disukai di tingkat dunia adalah Punakawan. Tokoh seperti Semar dan Petruk ini unik dan tidak dimiliki negara lain, sehingga menjadi identitas budaya yang terus kita tonjolkan," pungkasnya.