"Biasanya kuning, baru sekarang lihat yang putih, penampakannya tidak kala dengan tabebuya warga kuning, malah lebih indah yang putih," ujar Nuri.

Senada dengan Nuri, warga lainnya bernama Dewi (31) juga mengaku terpesona dengan pemandangan estetik dari pohon tabebuya putih tersebut.

"Ini sudah beberapa hari, tapi baru sekarang benar-benar lebat dan mekar," kata Dewi yang juga sedang menunggu bus di kawasan tersebut.

Meski mengagumi keindahannya, Dewi memilih untuk menikmati pemandangan tersebut dari kejauhan. Faktor keselamatan di jalur padat Bundaran Cibiru menjadi pertimbangan utamanya.

"Enggak ah, males nyebrangnya, apalagi kendaraanya kencang-kencang, saya lihat dari jauh saja cukup," pungkasnya.