"Beliau adalah guru lepas. Bukan ASN atau PPPK," jelasnya.
Permintaan maaf kemudian disampaikan Yasin melalui akun media sosialnya, Jumat (11/9). Dia meminta maaf kepada seluruh pihak jika video yang ia bagian di media sosial menyinggung."Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa kurang nyaman atau tersinggung dengan video yang saya bagikan," tulis Yasin dalam unggahannya.
Dia lantas menjelaskan mekap yang digunakan dalam konten video hanya riasan sederhana untuk menunjang penampilannya agar wajahnya tidak terlihat pucat saat berada di depan kamera. Dia menegaskan tidak memiliki maksud untuk merendahkan, melecehkan, ataupun mengajak siapa pun meniru penampilannya.
"Tidak ada maksud untuk merendahkan, melecehkan, ataupun mengajak siapa pun untuk meniru apa yang saya lakukan," katanya.
Yasin juga menyebut dirinya tetap memahami posisi dan tanggung jawabnya sebagai seorang guru. Kepada para siswa, dia mengaku selalu memberikan batasan serta arahan mengenai sikap dan penampilan yang sesuai dengan lingkungan sekolah.
"Justru kepada siswa-siswa saya, saya selalu memberikan batasan dan arahan mengenai bagaimana mereka seharusnya bersikap dan berpenampilan sesuai dengan lingkungan sekolah," ujarnya.