"Dari kegiatan ini, kami jadi belajar, ikan bukan hanya diberi makan, tetapi juga perlu dirawat dan diperhatikan pertumbuhannya sampai siap dipanen. Terima kasih kepada PNM karena sudah memberi kami kesempatan untuk mencoba hal baru seperti ini," ujar Opa Yusri.
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Kindaris, mengatakan pemberdayaan lansia perlu dilakukan lebih dari sekadar menyediakan bantuan fasilitas. Menurut dia, para lansia juga perlu mendapat ruang dan kesempatan untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, serta menjalani kehidupan yang lebih bermakna.
Dia menjelaskan, program ini bukan hanya sekadar bantuan fasilitas, lebih dari itu PNM ingin menghadirkan ruang bagi para lansia untuk terus berkarya dan menjalani hari dengan lebih bermakna.
"Melalui Program PNM Lansiapreneur, kami ingin para oma dan opa memiliki kesempatan untuk tetap aktif, melakukan hal-hal yang mereka sukai, serta merasakan manfaat dari apa yang mereka kerjakan. Karena usia bukanlah batas untuk tetap produktif dan berdaya," ujar Kindaris.
Untuk menunjang keberlanjutan program di Rumah Oma, PNM menyediakan sarana budidaya ayam petelur dan ikan nila, termasuk perlengkapan pendukung dan pendampingan. PNM juga memberikan dukungan berupa penyediaan pakan agar kegiatan pemeliharaan dapat terus berlangsung.
Selain dukungan sarana, pengelolaan budidaya ikan nila turut memanfaatkan aplikasi digital PNM Fish Care. Aplikasi tersebut membantu pengelola memantau pertumbuhan dan tingkat kematian ikan sehingga kondisi budidaya dapat dipantau secara lebih terukur.