Ia menyebut kondisi jalan saat kejadian cukup ramai. Banyak pengendara, terutama pelajar yang baru pulang sekolah, melintas di jalur Ponorogo-Trenggalek tersebut.

"Waktu itu memang ramai, banyak pelajar pulang sekolah. Pas pohonnya roboh, kebetulan ada orang yang lewat," ujarnya.

Pohon yang tumbang juga sempat melintang dan menutup sebagian badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek sempat mengalami kemacetan.

"Jalannya sempat tertutup pohon, jadi macet," pungkas Sudarmadji.

Berdasarkan kronologi kepolisian, kedua sepeda motor tersebut melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Saat berada di lokasi kejadian, pohon tiba-tiba tumbang dan menimpa kedua kendaraan.

Pohon tersebut mengenai Honda Vario dan bagian belakang Honda Revo, tepat di posisi Nanik yang saat itu duduk sebagai penumpang.

Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka ringan.