NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya memastikan aksi penembakan dan pembacokan yang terjadi dekat Kampung Ambon, Jakarta Barat tak terkait dengan penggerebekan narkoba. Kejadian penembakan dan penggerebekan narkoba di Kampung Ambon merupakan peristiwa terpisah.
"Kami jawab tidak ada (kaitan dengan penggerebekan narkoba). Karena penggerebekan Kampung Ambon oleh Direktorat Narkoba, dan Bareskrim, dan BNN. Kami, yang kami ungkap ini berdiri sendiri. Antara mereka (pelaku dan korban) berkonflik," terang Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Imron Ermawan saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Diketahui, pelaku penyerangan yang disertai aksi penembakan dan pembacokan di Kalibaru, tepatnya dekat Kampung Ambon, Jakarta Barat (Jakbar) menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Polisi mengungkap, motif pelaku melakukan aksi kekerasan untuk balas dendam.
"Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh motif balas dendam. Sekali lagi, motif balas dendam," ujar Imron.
"Tersangka berinisial FDM merasa tidak terima setelah sebelumnya mengalami pemukulan oleh sekelompok orang," lanjutnya.