"Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita insyaallah terwujud. Saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani nelayan dan mereka-mereka yang berada di pedesaan," ujar Prabowo.

Penyaluran dana pembiayaan masif tersebut ditargetkan mampu menjangkau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan hingga daerah tertinggal, dengan estimasi sasaran mencapai 28 juta keluarga di seluruh Indonesia.

Guna merealisasikan target pembiayaan kerakyatan yang sangat besar tersebut, pemerintah berkomitmen untuk mengetatkan penjagaan kekayaan sumber daya alam nasional agar tidak dimonopoli segelintir pihak.

Prabowo telah menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menindak tegas dan mencabut izin konsesi perusahaan pertambangan yang terbukti tidak memiliki aktivitas nyata selama lebih dari dua tahun.