"Pengalihan ini, perbaikan ini tidak bisa seketika. Kita tidak punya tongkat ajaib, kita tidak punya tongkat nabi Musa atau nabi Sulaiman. Tapi kita sudah buktikan dalam dua tahun kita bekerja, sudah kita buktikan BUMN-BUMN yang rugi terus kita tutup," terangnya.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah juga tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan-perusahaan pelat merah yang terus merugi atau yang berani melakukan praktik manipulasi dan kecurangan pengelolaan keuangan.
"Yang tidak efisien, yang merugi, yang selama ini buat laporan keuangan palsu, kita tutup. Konsentrasi kepada BUMN yang menghasilkan untuk rakyat," pungkas Prabowo.