Selain Prabowo dan Airlangga, ada empat anggota kabinet lain yang menjadi wakil ketua, yakni Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Lalu sebagian menteri menjadi anggota.
Airlangga menyebut sebelumnya lembaga tersebut bernama Dewan Nasional Keuangan Inklusif, lalu diubah menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan. Ia menyebut DNKK kini akan lebih fokus menaungi program sampai skala keuangan di tingkat keluarga.
"Kami berterima kasih atas persetujuan Bapak Presiden, mengubah Dewan Nasional Keuangan Inklusif menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keluarga, ini dengan PP Nomor 42/2026 yang tadi kami sampaikan singkatan di program ini agak banyak, Pak Presiden," ujarnya.