Program tersebut akan menyasar 25 juta warga yang berada di desil 1 hingga 4. Pemerintah menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra.

Stimulus berikutnya adalah bantuan pangan berupa beras dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp17,54 triliun. Jumlah beras yang dibagikan sebesar 10 kilogram per bulan untuk pembagian periode Oktober-Desember 2026. Target penerimanya kurang lebih 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Stimulus berikutnya adalah Bantuan Subsidi Upah (BSU) dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp11,97 triliun. Bantuan ini akan dibagikan selama tiga bulan.

Bantuan akan berjumlah Rp300 ribu per bulan. Apabila dibagikan selama tiga bulan, jumlahnya akan mencapai Rp900 ribu. Pemerintah akan membagikannya sekaligus pada November atau Desember tahun ini.

Rencananya, BSU diberikan untuk 13,30 juta pekerja yang memiliki upah maksimal Rp3,5 juta.

"Bantuan subsidi upah yang sebesar Rp300 ribu per bulan untuk 13,3 juta pekerja. Jadi, ini akan mulai kita gunakan di kuartal empat ini," ujar Airlangga.