Untuk itu, Pramono meminta agar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta dapat melakukan sosialisasi pelatihan bahasa bagi para pencari kerja, terutama mengingat Jakarta kini telah bekerja sama dengan beberapa negara dan kota-kota dunia untuk menyalurkan tenaga kerja, di antaranya Singapura, Jepang, Timur Tengah, Taiwan, Hongkong dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, dia menilai pelatihan bahasa sangat diperlukan sehingga para calon pekerja dapat menguasai bahasa asing sebelum dikirim bekerja ke luar negeri.

β€œProblem utamanya adalah bahasa. Maka untuk itu, saya sudah minta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Jakarta, Pemerintah Jakarta akan memberikan pelatihan bahasa kepada saudara-saudara yang berkeinginan untuk bekerja di luar negeri. Yang bahasanya belum bagus, bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, ada yang namanya Mobile Training Center untuk pelatihan bahasa,” ungkap Pramono.