NADIKABAR.COM — Kepala prefektur Jacques Witkowski pada Kamis mengumumkan bahwa seluruh demonstrasi di Marseille dan wilayah Bouches-du-Rhone, Prancis, dilarang digelar pada Sabtu (24/10).
Koordinator gerakan Rompi Kuning sebelumnya menyerukan masyarakat di seluruh Prancis untuk mengikuti aksi demonstrasi besar pada 24 Oktober.
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengumumkan larangan terhadap seluruh demonstrasi yang dijadwalkan pada Sabtu dan hari-hari berikutnya, kecuali aksi yang digelar serikat pekerja.
"Seluruh demonstrasi, baik yang telah diberitahukan secara resmi maupun tidak, akan dilarang di seluruh departemen, termasuk aksi yang tidak berkaitan dengan daya beli masyarakat," kata Witkowski dalam pernyataan yang dikutip penyiar Prancis BFMTV.
Witkowski mengatakan larangan tersebut diperlukan karena "alasan keamanan yang jelas" dan untuk memastikan ketersediaan personel keamanan dalam jumlah yang memadai.