Olahraga
HALAMAN 2 DARI 3
Presiden Federasi Prancis Minta Kontroversi Mbappe Disudahi
Kylian Mbappe menjadi kecaman di China gara-gara meledek Mao Zedong. Presiden Federasi Prancis, Philippe Diallo, meminta kontroversinya dihentikan.
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 07:10 WIB
• ⏱ 1 menit baca
"Ini adalah kontroversi yang, pada akhirnya, saya harap tidak akan berlarut-larut karena Kylian telah menjelaskan dengan sangat baik konteks di mana insiden tersebut terjadi. Dia telah meminta maaf," kata Ketua Federasi Philippe Diallo kepada surat kabar Prancis, Ouest-France.
"Saya yakin kita sebaiknya menghentikan pembahasan ini di sini agar dia dapat melanjutkan musimnya dalam kondisi terbaik," tambahnya.
Sebelumnya, Mbappe sudah diputus kontrak beberapa brand asal China. Gelombang protes berlanjut, dengan siaran LaLiga dan Real Madrid juga terancam diboikot akhir pekan ini.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.