Awalnya, metode berbahaya tersebut sempat 'berhasil' menahan urine. Namun memasuki hari keempat, produksi urine justru makin surut dan berubah menjadi rasa nyeri yang tak tertahankan.
"Saat diperiksa, tim medis menemukan adanya serpihan lem super yang rapuh di area lubang uretra, serta benda asing padat yang menyumbat di dalam saluran penis," tulis laporan medis tersebut.
Upaya tim dokter untuk melongok kondisi dalam uretra menggunakan metode sistoskopi sempat terhalang akibat pekatnya sumbatan lem. Tak ada pilihan lain, tim bedah memutuskan untuk melakukan prosedur operasi darurat.
Para ahli bedah membuat sayatan kecil sepanjang 2 cm di area kepala penis (glans). Untuk melunakkan gumpalan lem yang telah mengeras dan menempel erat di dinding uretra, tim medis harus membilas saluran kencing pasien menggunakan 3 liter larutan garam fisiologis (saline) selama 15 menit.