Menurutnya, tiga strip merupakan identitas kuat Adidas, sementara batik Parang menjadi identitas PSIM. Karena itu, keduanya sengaja dipadukan di bagian depan jersey agar motif tersebut terlihat jelas ketika dikenakan pemain.

"Strip Adidas itu identik banget dengan Adidas. Batik Parang itu identik banget dengan PSIM, makanya kita memang sengaja di-placement di situ," jelasnya.

Sebelumnya, kata Liana, sempat ada opsi untuk menempatkan motif tersebut di bagian bawah jersey. Namun, opsi itu dinilai kurang maksimal karena motif tidak akan terlihat jelas.