Pencapaian ini, kata dia lagi, sejalan dengan pesatnya pergeseran industri kesehatan dunia menuju efisiensi rantai pasok melalui kemitraan manufaktur kontrak.

Berdasarkan laporan riset pasar global terbaru dari Cervicorn Consulting (2026), nilai pasar CDMO farmasi global tercatat menembus lebih dari 263,04 miliar dolar Amerika Serikat (AS) hingga 275 miliar dolar AS pada tahun 2026, dan diproyeksikan mencapai 520,27 miliar dolar AS pada tahun 2035 dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk yang solid di kisaran 7,06 persen hingga 10 persen per tahun, di mana kawasan Asia-Pasifik menjadi pusat pertumbuhan tercepat di dunia.

Tren tingginya permintaan alih daya produksi melalui skema maklon dan toll-in (toll manufacturing) dari prinsipal farmasi global ini membuka peluang ekspansi masif bagi PYFA yang telah menyiapkan infrastruktur manufaktur berstandar internasional di Indonesia dan Australia.

Penetapan PYFA sebagai pemenang didasarkan pada keberhasilan perusahaan meraih nilai tertinggi dari dewan juri pada empat pilar penilaian utama, meliputi kinerja CDMO terbesar, inovasi CDMO paling progresif, efisiensi operasional terbaik, serta komitmen keberlanjutan dan ekspansi global.