Kasatlantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan, jalur karnaval akan menggunakan satu lajur. Meski demikian, jalan tidak ditutup total karena kendaraan lain masih dapat melintas melalui jalur yang diberlakukan dua arah.

"Melewati beberapa ruas jalan utama. Nantinya rute karnaval menggunakan 1 jalur," ujar Arifin.

Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi mengimbau pengendara menggunakan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dari arah Lamongan dapat menggunakan Jalan KH Syafi'i, dari arah Cerme melalui Jalan Prambangan, sedangkan pengendara dari Kota Surabaya dapat memanfaatkan Jalan Mayjend Sungkono.

"Terutama bagi kendaraan R4 atau lebih, agar tidak memicu kemacetan," terang alumnus Akpol 2015 tersebut.

Petugas kepolisian juga akan disiagakan di sejumlah persimpangan untuk mengatur arus lalu lintas selama karnaval berlangsung. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, akses jalan akan kembali dibuka secara normal.

"Petugas juga akan disiagakan di sejumlah titik-titik persimpangan jalan untuk memandu pengendara," tandas mantan Kasatlantas Polres Lamongan itu.