NADIKABAR.COM — Jerapah (Giraffa camelopardalis) adalah mamalia yang dikenal karena lehernya yang panjang. Namun, tahukah kamu bahwa jumlah ruas tulang leher jerapah ternyata sama dengan manusia?

Nenek moyang jerapah diketahui berevolusi di Afrika dan Eurasia sekitar 20 juta tahun lalu. Pada masa itu, mereka memiliki leher yang lebih pendek dari jerapah yang kita kenal sekarang.

Para ilmuwan menduga leher jerapah yang semakin panjang merupakan hasil proses evolusi dan seleksi alam. Salah satu dugaan utamanya berkaitan dengan kebutuhan untuk menjangkau sumber makanan yang berada di tempat tinggi.

Selain itu, leher panjang juga diduga berkembang karena jerapah jantan menggunakannya dalam persaingan untuk mendapatkan pasangan.

Menurut laman Program Studi Biologi Universitas Padjadjaran, jerapah memiliki tujuh ruas tulang leher, jumlah yang sama dengan manusia dan sebagian besar mamalia lainnya.

Perbedaannya terletak pada ukuran setiap ruas tulang. Pada jerapah, satu ruas tulang leher dapat memiliki panjang hingga sekitar 25 cm.