Al Thani menilai bahwa apa yang terjadi dalam pemilihan umum AS mungkin memengaruhi kebijakan mereka di masa mendatang, tetapi tidak memengaruhi niat mereka.

“Kita tidak akan pernah memiliki kesepakatan perdamaian yang sempurna. Namun, kita tidak bisa hanya menunggu sampai tercapai kesepakatan yang sempurna dan mengabaikan peluang untuk mencapai kesepakatan yang baik,” ujarnya.

Mengenai intensitas diplomasi, ia mengatakan bahwa aktivitasnya tidak seintens beberapa hari lalu dan seraya menambahkan bahwa keterlibatan Qatar tidak pernah berhenti dan tidak akan berhenti.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan