NADIKABAR.COM β Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu mengapresiasi perjuangan Sumaya yang telah menyumbangkan medali perak pertama untuk Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ia menyebut raihan satu perak dan empat perunggu pada hari pertama Asian Games tersebut sebagai pencapaian signifikan.
"Hari ini kita cukup surprise. Hari ini dulangan medali yang kita peroleh itu signifikan, satu perak, empat perunggu. Kita cukup surprise dan happy banget,β demikian pernyataan Todotua di Nagoya yang diterima pada Minggu (20/9).
Tambahan medali pada Minggu datang dari teqball dan karate. Sebelumnya, Indonesia telah meraih medali perunggu melalui wushu, teqball, dan soft tennis.
Atlet teqball putri Sumaya menyumbangkan medali perak setelah tampil pada final nomor tunggal putri di Nagoya City Higashi Sports Center.
Sumaya harus mengakui keunggulan wakil Myanmar Wai Khin Hnin dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga tiga set dengan skor 12-10, 8-12, 9-12.Todotua berharap torehan tersebut dapat menjadi awal dari konsistensi Kontingen Indonesia selama Asian Games 2026.Ia juga melihat sejumlah cabang olahraga mulai memasuki babak perempat final dan semifinal sehingga peluang untuk menambah medali masih terbuka.βMudah-mudahan ke depan konsistensi dan ritmenya ini bisa tetap berkesinambungan. Kita monitor ada pertandingan yang sudah mulai masuk quarter dan semifinal, ini artinya peluang kita untuk mendapatkan medali cukup baik,β katanya.Meski sudah mengamankan lima medali, Todotua mengatakan Kontingen Indonesia masih menantikan raihan emas.βMemang yang kita tunggu, kita bisa mendapatkan medali emas,β ujarnya.Dukungan terhadap perjuangan atlet Indonesia juga datang dari pemerintah. Todotua mengatakan Presiden Prabowo Subianto terus memonitor perjalanan Kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya.