Tayangan itu juga menggambarkan bagaimana anak-anak dilarang bermain di luar agar tidak terserang batuk, demam, dan iritasi mata.

Keresahan warga fiktif Kampung Durian Runtuh ini berkaca langsung pada kondisi kebakaran hutan dan lahan yang belum berakhir hingga menyebabkan kabut asap menyebar di banyak wilayah Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 314.124 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode 20 Agustus-20 Oktober 2026. Sebanyak 71 ribu di antaranya merupakan korban balita.

Data Kemenkes tercatat mencakup 7 provinsi dan 65 kabupaten/kota terdampak karhutla. Sebanyak 243.234 kasus terjadi pada kelompok usia di atas lima tahun, sementara 70.890 kasus dialami anak usia di bawah lima tahun.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima NadiKabar.com pada Jumat (23/10), Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan kasus ISPA tertinggi, dengan catatan 82.177 kasus. Diikuti oleh Kalimantan Selatan dengan 78.894 kasus.

Selanjutnya, Kalimantan Barat sebanyak 55.686 kasus dan Riau dengan 36.433 kasus.