Tirana mengakui petugas mengalami kesulitan memadamkan api lantaran sejumlah titik kebakaran tertutup seng bekas atap gudang. Saat ini, petugas damkar menunggu alat berat ekskavator untuk membongkar material yang menutup titik api.

Hingga Selasa siang, mobil pemadam kebakaran dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung masih lalu-lalang di sekitar lokasi. Petugas masih berjibaku memadamkan sejumlah titik api.

Tirana belum dapat mendetailkan luas lahan yang terbakar dan kerugian materiel yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut. "Kerugiannya belum, belum. Masih didata, masih didata," imbuhnya.