NADIKABAR.COM — Relawan gempa yang menjadi korban penganiayaan di tengah jalan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah rombongan tenaga kesehatan (nakes). Mereka adalah relawan kesehatan Caritas Indonesia dan Caritas Keuskupan Ruteng.
Relawan ini menjalankan pelayanan kesehatan dan psikososial di Kampung Rengket, Desa Timbu, Cibal Barat, Manggarai. Mereka terdiri dari tim dokter Caritas Indonesia dan tiga mahasiswa keperawatan dari Universitas Katolik (Unika) St Paulus Ruteng.
Direktur Caritas Keuskupan Ruteng Romo Benediktus Gaguk mengatakan terdapat dua dokter dan tiga mahasiswa keperawatan dalam mobil yang diadang OTK tersebut. Hanya dua orang yang menjadi korban penganiayaan, yakni perawat dan sopir.
"Yang dianiaya hanya sopir dan relawan nakes dari Unika," ungkap Benediktus, Selasa (15/9/2026).