Relawan lain, Yohanes, menjelaskan posisi Berry yang lebih dahulu menyalakan motor membelakangi pohon yang tumbang itu membuatnya tak bisa berlari secepat relawan lain. Berry, ujar dia, pingsan di bawah reruntuhan pohon itu
Berry kemudian dievakuasi dari reruntuhan pohon dan dibawa ke kios dekat lokasi kejadian. Dua bidan desa datang memberi penanganan darurat terhadap Berry yang masih pingsan. Bidan melakukan pengukuran tensi darah dan memberinya minum teh, tetapi Berry belum sadarkan diri.
Para relawan bersama keluarga kemudian mengantar Berry menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng. Jalur utama menuju Ruteng yang rusak parah seusai gempa memaksa mereka harus melewati jalan lain ke arah barat menuju Desa Poco, jalur lintas Reo-Ruteng.
Dari RSUD Ruteng, Berry kemudian diantar menggunakan ambulans menuju rumah sakit lapangan. Berry ditangani dokter di tenda darurat di rumah sakit lapangan tersebut untuk menjalani operasi. Berry kini sudah sadar dan dirawat di RSUD Ruteng.