NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan bahwa rumput Jakarta International Stadium (JIS) akan segera diperbaiki setelah dikeluhkan oleh Persija Jakarta.
Mulanya Pramono bersyukur bahwa Persija bisa memang melawan Persik Kediri. Dia menonton langsung pertandingan tersebut.
"Kebetulan kemarin saya nonton bola secara langsung. Alhamdulillah pertandingan El Clasico anak bapak ya . Karena kebetulan kan orang juga tahu bahwa Persik Kediri adalah salah satu suporter utamanya adalah Bupati Kediri. Dan Alhamdulillah bapaknya yang menang," kata Pramono di Jakarta, Selasa (27/10), seperti
Pramono kemudian merespons keluhan rumput yang rusak usai JIS digunakan sebagai tempat konser. Pramono mengatakan perbaikan rumput pasca konser dikerjakan dalam waktu cukup singkat yakni sepekan.
"Bahwa kemudian dalam pertandingan itu masih ada rumput yang belum sempurna sebenarnya ini sudah sesuatu yang luar biasa. Kenapa luar biasa? Kalau dulu penyelesaian rumput habis konser dan sebagainya itu kan butuh waktu 2-3 bulan. Sekarang sudah satu minggu bisa dilakukan pertandingan," ucapnya.
Pramono menyampaikan pihak JakPro selaku pengelola JIS akan menyempurnakan rumput. Ia berharap perbaikan segera dilakukan.
"Bahwa ada kekurangan, kemarin Pak Dirut Jakpro menyampaikan kepada saya segera akan dilakukan penyempurnaan terhadap itu. Dan mudah-mudahan segera bisa kita perbaiki," katanya.
Sebelumnya, Shin Tae Yongdan Rizky Ridhomenyoroti kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) setelah menang 2-1 atas Persik Kediri dalam laga lanjutan Super League, Senin (26/10).
Shin mengatakan kondisi rumput JIS tidak baik. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan mengatakan seharusnya tidak ada tim yang boleh main dengan kondisi rumput seperti yang terlihat di JIS.
"Kondisi lapangan sangat-sangat tidak baik. Sebenarnya tidak boleh bermain bola dengan kondisi lapangan seperti itu," ucap Shin kepada awak media.
Sedangkan Ridho mengaku tidak enak hati dengan pemain-pemain Persik. Hal ini dikarenakan tim Macan Kemayoran menyambut tamu dengan kondisi lapangan yang buruk.
"Kita juga respek kepada Persik. Mereka mempunyai permainan yang sangat bagus ketika one-two touch, seperti itu. Tapi mereka juga enggak bisa main dengan bagus di lapangan seperti ini. Jadi, saya kira kita juga kurang respek dengan bermain di lapangan seperti ini menghadapi tim lawan dan menyambut tim lawan. Jadi, kurang enaklah, jujur," ucap Ridho.