NADIKABAR.COM — Poco F9 Pro hadir di Indonesia membawa kombinasi performa kelas flagship, layar AMOLED 185Hz, kamera utama 200 MP, dan baterai berkapasitas 6.330 mAh. Dengan harga promo peluncuran Rp 12.499.000, HP ini menawarkan spesifikasi menggiurkan bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus membeli flagship termahal.

Dibandingkan generasi sebelumnya, Poco F9 Pro tidak hanya mengandalkan chipset kencang untuk bermain game. Poco turut meningkatkan kemampuan fotografi, daya tahan baterai, hingga pengalaman multimedia melalui speaker stereo yang disetel bersama Bose.

Secara keseluruhan, Poco F9 Pro menawarkan kombinasi menarik untuk gaming, fotografi, dan hiburan. Namun, bobot yang cukup berat, kamera ultrawide yang biasa saja, serta suhu yang meningkat ketika bermain game berat menjadi sejumlah kompromi yang perlu diperhatikan.

Lantas, bagaimana performa, kualitas kamera, dan daya tahan baterai Poco F9 Pro? Apakah HP ini layak dibeli dengan harga Rp 12 jutaan? Berikut ulasannya.

Poco F9 Pro tampil dengan desain minimalis yang memberikan kesan premium. Bagian depan dan belakang dibuat rata, dipadukan bingkai dengan tepian sedikit melengkung sehingga tetap nyaman digenggam.

Bagian belakang menggunakan material fiberglass yang diperkuat serat kaca. Meski bukan kaca konvensional, material ini tetap memberikan kesan solid. Hanya saja, permukaannya cenderung licin sehingga penggunaan casing cukup disarankan.

NadiKabar mengulas Poco F9 Pro warna Aurora Green. Varian ini memiliki desain unik yang dapat berpendar dalam gelap setelah terkena cahaya alias glow in the dark. Poco juga menyediakan warna Black dan White bagi pengguna yang menginginkan tampilan lebih sederhana.

Dengan bobot sekitar 206 gram, Poco F9 Pro bukan termasuk HP paling ringan. Namun, bodinya masih cukup proporsional untuk perangkat dengan baterai besar dan layar 6,59 inch.

Kelengkapan lainnya mencakup sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air, serta sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar yang responsif.

Layar menjadi salah satu keunggulan Poco F9 Pro. HP ini menggunakan panel AMOLED 6,59 inch beresolusi 2.510 x 1.156 pixel yang menawarkan tampilan tajam, warna kaya, dan kontras tinggi.

Refresh rate hingga 185Hz membuat animasi antarmuka dan pergerakan layar terasa sangat mulus. Namun, angka tersebut tidak otomatis berlaku untuk semua aplikasi dan game. Sebagian besar aktivitas sehari-hari masih berjalan pada refresh rate lebih rendah.

Layar Poco F9 Pro juga mendukung Dolby Vision dan HDR10+, sehingga pengalaman menonton film maupun video berkualitas tinggi terasa lebih memuaskan. Tingkat kecerahannya tidak kalah menarik. Poco mengklaim kecerahan puncak mencapai 10.000 nit pada kondisi tertentu.

Dalam penggunaan sehari-hari, layar Poco F9 Pro tetap nyaman dilihat, termasuk ketika digunakan di luar ruangan saat Matahari terik. Teks dan gambar masih terlihat jelas, sementara fitur Sunlight Mode membantu meningkatkan kecerahan secara otomatis ketika berada di bawah sinar matahari langsung.

Pengalaman menonton video maupun menjelajahi media sosial pun tetap menyenangkan berkat tampilan yang terang, tajam, dan kaya warna. Kekurangannya, panel ini belum menggunakan teknologi LTPO sehingga pengaturan refresh rate tidak sefleksibel beberapa HP flagship premium.

Untuk urusan audio, Poco menggandeng Bose dalam penyetelan speaker stereo simetris. Tersedia dua profil suara, Dynamic dan Balanced, yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.

Karakter suaranya cukup bertenaga, dengan vokal jelas dan bass yang terasa. Kombinasi layar AMOLED dan audio Bose membuat Poco F9 Pro menarik untuk menonton film, mendengarkan musik, maupun bermain game tanpa earphone.

Poco F9 Pro mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series yang dipadukan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 berkapasitas 512 GB. Kombinasi ini menjanjikan performa tinggi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari multitasking hingga bermain game berat.

Kemampuan tersebut terlihat dari hasil pengujian benchmark. Menggunakan AnTuTu, Poco F9 Pro berhasil mencatat skor 3.496.168 poin. Sementara pada pengujian Geekbench 7, HP ini memperoleh skor 1.965 poin untuk single-core dan 8.546 poin untuk multi-core.

Hasil tersebut menunjukkan kemampuan pemrosesan yang mumpuni, baik untuk menjalankan aplikasi yang mengandalkan satu inti prosesor maupun pekerjaan berat yang memanfaatkan banyak inti sekaligus.

Dalam penggunaan sehari-hari, Poco F9 Pro terasa responsif saat membuka aplikasi, berpindah antarmuka, mengedit foto, hingga menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.

Untuk gaming, Poco F9 Pro mampu menjalankan game kompetitif seperti Mobile Legends dan Call of Duty Mobile dengan lancar pada pengaturan grafis tinggi. Namun, kemampuan mencapai frame rate maksimal tetap bergantung pada dukungan masing-masing game.

Ketika menjalankan game berat seperti Wuthering Waves dengan pengaturan grafis tinggi dalam waktu lama, suhu perangkat berpotensi meningkat. Kondisi ini wajar pada HP berperforma tinggi, meski pengaturan grafis dan frame rate perlu disesuaikan untuk menjaga kenyamanan bermain.

Poco F9 Pro menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Antarmukanya menawarkan beragam fitur personalisasi dan multitasking, meskipun pengalaman perangkat lunaknya masih memiliki ruang untuk penyempurnaan.

Poco F9 Pro dibekali baterai silicon-carbon berkapasitas 6.330 mAh. Kapasitas besar ini menjadi salah satu daya tariknya, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi atau gemar bermain game.

Untuk mengukur daya tahannya, kami menjalankan pengujian menggunakan PCMark Work 3.1 Battery Life. Hasilnya, Poco F9 Pro mampu bertahan selama 19 jam 5 menit. Angka tersebut tergolong impresif untuk HP dengan chipset berperforma tinggi dan layar ber-refresh rate hingga 185Hz.

Hasil pengujian ini memberikan gambaran bahwa Poco F9 Pro memiliki manajemen daya yang baik. Dalam penggunaan sehari-hari seperti chatting, menjelajahi media sosial, menonton video, memotret, dan sesekali bermain game, baterainya dapat diandalkan untuk menemani aktivitas seharian tanpa perlu sering mencari colokan listrik.

Tak hanya awet, pengisian dayanya juga cepat. Poco F9 Pro mendukung fast charging 100W yang diklaim mampu mengisi baterai hingga 50% dalam waktu sekitar 19 menit.

Menariknya, tersedia pula wireless charging 50W yang memberikan fleksibilitas lebih ketika mengisi daya. Dukungan reverse charging melalui kabel maupun nirkabel juga memungkinkan Poco F9 Pro digunakan untuk mengisi daya perangkat lain.

Kombinasi baterai besar, daya tahan panjang, dan pengisian cepat menjadikan Poco F9 Pro pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan HP bertenaga tanpa harus terlalu sering mengisi ulang baterai.

Poco F9 Pro tidak hanya mengandalkan performa gaming. Sektor fotografi juga mendapat peningkatan melalui konfigurasi tiga kamera belakang.

Kamera utamanya memiliki resolusi 200 MP dengan optical image stabilization (OIS). Kamera tersebut ditemani telephoto 50 MP dengan OIS dan ultrawide 8 MP. Sementara kamera depan beresolusi 32 MP.

Kamera utama 200 MP mampu menghasilkan foto dengan detail tajam, terutama dalam kondisi pencahayaan memadai. Dynamic range tergolong baik sehingga area terang dan bayangan masih dapat ditampilkan cukup seimbang.

Reproduksi warnanya cenderung sedikit dingin pada sejumlah kondisi. Meski demikian, hasil foto tetap terlihat menarik tanpa pengolahan warna yang terlalu agresif.

Kehadiran kamera telephoto 50 MP menjadi nilai tambah. Kamera ini menawarkan optical zoom sekitar 2,5x dengan focal length setara 60mm, sehingga cocok untuk memotret portrait maupun objek dari jarak menengah.

Desain floating telephoto juga memungkinkan pengambilan foto makro dari jarak sekitar 10 cm. Kemampuan ini memberikan fleksibilitas lebih dibandingkan kamera makro beresolusi rendah yang biasa ditemukan pada HP kelas menengah.

Sayangnya, kamera ultrawide 8 MP masih menjadi titik lemah Poco F9 Pro. Detail foto tidak setajam kamera utama maupun telephoto, terutama ketika pencahayaan mulai berkurang.

Perbedaan kualitas antarkamera tersebut perlu dipertimbangkan oleh pengguna yang sering memotret pemandangan atau menggunakan lensa ultrawide.

Untuk video, Poco F9 Pro mendukung perekaman hingga 4K 60fps. Kualitas rekamannya tergolong baik dengan stabilisasi yang efektif, meski konsistensi warna antarlensa dan fleksibilitas perpindahan kamera saat merekam masih perlu penyempurnaan.

Secara keseluruhan, peningkatan kamera utama 200 MP dan telephoto 50 MP membuat Poco F9 Pro lebih fleksibel untuk fotografi dibandingkan HP yang hanya mengandalkan kamera utama beresolusi tinggi. Berikut hasil jepretan kamera HP ini:

Poco F9 Pro menawarkan kombinasi menarik antara performa kencang, layar AMOLED 185Hz, audio Bose, dan baterai awet. Kamera utama 200 MP serta telephoto 50 MP juga membuat HP ini tidak hanya unggul untuk gaming, tetapi juga cukup mumpuni untuk fotografi.

Meski demikian, ada sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan. Kamera ultrawide 8 MP masih tertinggal, bobot 206 gram tergolong berat, dan suhu perangkat dapat meningkat saat menjalankan game berat. Refresh rate 185Hz juga belum bisa dimanfaatkan semua aplikasi, sementara HyperOS masih membutuhkan penyempurnaan.

Jadi, apakah Poco F9 Pro layak dibeli?

Dengan harga promo Rp 12 jutaan, Poco F9 Pro layak dipertimbangkan bagi pengguna yang mengutamakan performa gaming, daya tahan baterai, dan pengalaman multimedia. Namun, pengguna yang memprioritaskan kamera ultrawide berkualitas tinggi atau HP berbobot ringan mungkin perlu melirik alternatif lain.

Secara keseluruhan, Poco F9 Pro menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan performa kelas flagship, baterai awet, dan kamera serbaguna tanpa harus membeli HP flagship termahal.