Andrian Pauline alias AP, CEO dan Co-Founder RRQ, menjelaskan pemilihan pemain ini mempertimbangkan bagaimana mereka dapat saling melengkapi. AP menyampaikan ingin memadukan pengalaman dengan semangat dan potensi pemain yang terus berkembang.
"Kombinasi antara Dyrennn, Yehezkiel, Faviannn, Arthur, dan Said adalah yang terbaik dengan potensi terbesar dari RRQ untuk membawa nama Indonesia di panggung internasional. Bagi kami, membawa nama Indonesia adalah kepercayaan yang harus dijawab dengan persiapan serius, kerja sama, dan semangat untuk memberikan yang terbaik," kata AP, dari informasi yang diterima NadiKabar, Senin (2/11/2026).
CAEC 2026 merupakan edisi ketiga dari turnamen ini sejak dihadirkan pada 2024. Kompetisi ini didukung oleh kemitraan antara Asian Electronic Sports Federation (AESF) dan Biro Pengembangan Big Data Daerah Otonom Guangxi Zhuang.