"Rupiah diperkirakan fluktuatif di tengah beragam laporan dari Timur Tengah, mulai dari potensi serangan AS terhadap Iran dalam beberapa hari ke depan hingga upaya diplomatik untuk mencapai perdamaian di kawasan. Arus keluar dana asing di pasar saham domestik juga masih menjadi faktor yang membebani rupiah," ujar Lukman kepada NadiKabar.com.

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini.