"Fokus investor masih pada sentimen di pasar ekuitas yang apabila kembali membaik dapat menahan pelemahan atau bahkan menguatkan rupiah," katanya.

Investor juga mencermati laporan atau rumor mengenai potensi kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat yang dapat memengaruhi sentimen pasar global.

Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18 ribu per dolar AS pada perdagangan Kamis (22/10).