Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa serangan di wilayah tersebut menargetkan militer Ukraina. Rusia mengeklaim sebanyak 25 personel militer Ukraina tewas. Rusia membantah dengan sengaja menargetkan warga sipil, meskipun serangan-serangan mereka kerap menghantam gedung apartemen serta infrastruktur sipil lainnya.

Pada hari Selasa (3/11), Rusia melancarkan salah satu serangan terbesar tahun ini terhadap infrastruktur energi Ukraina yang menghantam berbagai fasilitas di 10 wilayah berbeda.

Serangan tersebut berdampak pada pasokan air di ibu kota Ukraina. Penduduk Kyiv kehilangan akses air bersih di rumah mereka selama lebih dari 16 jam. Kyivvodokanal, perusahaan penyedia air kota tersebut, menyatakan bahwa stasiun pasokan air dan pompa limbah di Kyiv telah kembali beroperasi pada Rabu sore.

Perwakilan dari Rusia dan Ukraina akan mengunjungi Gedung Putih, Amerika Serikat, pada hari Jumat (6/11) untuk bertemu dengan Melania Trump. Pertemuan ini menyusul langkah Ibu Negara AS tersebut dalam menengahi gencatan senjata sementara pekan lalu, yang memungkinkan evakuasi warga sipil serta penyaluran bantuan kemanusiaan ke Oleshky, sebuah kota di Ukraina selatan yang kini diduduki Rusia.