"Ya kalau diajukan tapi dicoret yang A tidak boleh, yang B tidak boleh, ya sudah diterima aja sama klien kami. Tapi kan sudah dibaca dan dibayarkan, artinya sebenarnya sudah ada persetujuan, ya," ujarnya.

Chris juga menekankan, uang yang diajukan melalui sistem reimburse tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Sarwendah. Menurutnya, biaya tersebut berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan anak.

"Dan angka-angka itu sebenarnya angka-angka untuk pemeliharaan dan pendidikan anak, bukan hanya nafkah tok. Kalau nafkah tok, di-framing lagi seakan-akan, 'Ih besar sekali untuk Sarwendah', padahal tidak ada yang didapat untuk Sarwendah untuk kepentingan pribadi. Semua untuk kebutuhan anak," bebernya.

Chris kemudian menyinggung sejumlah pengeluaran yang menurutnya telah diajukan, dibaca, dan kemudian dibayarkan oleh pihak Ruben Onsu. Karena itu, ia mempertanyakan apabila biaya tersebut kembali dipermasalahkan di kemudian hari.