NADIKABAR.COM — Identitas salah satu korban meninggal dunia akibat musibah tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa akhirnya terungkap. Korban teridentifikasi sebagai warga asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Berdasarkan data korban dan manifes yang ditempel di papan pengumuman Posko SAR Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, korban meninggal tersebut bernama Nurul Rian Hidayat.
Dalam papan informasi resmi tersebut, Almarhum Nurul tercatat merupakan warga Dusun Sembung, Desa Teja Timur, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) Virgo Transport 8.
Jenazah Nurul sempat dievakuasi bersama 16 korban selamat oleh MT Mauhau yang mulanya hendak menuju ke Pelabuhan Tuban, Jawa Timur. Selanjutnya, ke-16 korban selamat termasuk jenazah Nurul dipindahkan ke KN SAR Laksmana 241 untuk dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Nurul menjadi satu dari enam korban yang dinyatakan meninggal dunia dari total 114 penumpang yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan hingga Senin (14/9/2026).
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan, hingga saat ini sudah ada tiga kapal penolong yang membawa total 86 penumpang selamat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Sementara itu, 129 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
"Diharapkan operasi yang dilakukan hari ini akan semakin lebih baik dan jadi besar lagi untuk kita berupaya semaksimal mungkin agar dapat bisa menemukan saudara-saudara kita yang masih hilang," kata Dudy.
Para korban selamat yang mengalami luka-luka langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat di Banjarmasin. Sedangkan korban yang dalam kondisi stabil diserahkan kepada operator pelayaran untuk pemulangan ke daerah asal.
Selain data korban meninggal dunia, posko pengaduan di Tanjung Perak Surabaya juga mencatat sebanyak 24 korban selamat merupakan warga asal Jawa Timur yang dievakuasi oleh dua kapal penyelamat:
1. Didit Setiawan (ABK/Surabaya)2. Devin (ABK/Jombang)3. Sumaksum / Sumarsum (ABK/Bojonegoro)4. Sugiono / Sugianto (ABK/Banyuwangi)5. Juhadi (ABK/Tuban)6. Nurdianto (ABK/Jombang)7. Bagus (Nganjuk)8. Wakid (Lamongan)9. Abdul Rohman (Tulungagung)10. Abu Bakar (Surabaya)11. Doni (Sidoarjo)12. Lucky Wahyu (Sidoarjo)13. Syaiful Nurdin (Mojokerto)14. Lutfi Arisandi (Madura)15. Bambang Melon (Kediri)
1. Dodit Mujiono / Dodit Mujono (41 th - Medis/Situbondo/Surabaya)2. Yahya (23 th - Jombang)3. Apriyanto (34 th - Tulungagung)4. Edi Sutrisno (42 th - Kediri/Purwosari)5. Deny Agung Prasetno (31 th - Nganjuk)6. Nur Kartika Basmono (40 th - Tuban)7. Syaiful Anwar (42 th - Blitar/Butar)8. Kukuh Sugiarto / Kokoh Sugiarto (39 th - Kediri)9. Arief Yunianto / Arief Yuniarto (38 th - Lamongan - Nahkoda/Captain)
Kapal Virgo Transport 8 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9) dengan membawa total 243 orang yang terdiri atas ABK, penumpang umum, juga sopir dan kernet armada logistik.
Saat melintasi perairan Laut Jawa, kapal diadang cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Selanjutnya pada Minggu (13/9) dini hari sekitar pukul 02.00 waktu setempat, kapal dilaporkan mengalami kemiringan (listing).
Setelah itu kapal pada akhirnya hilang kontak di sekitar perairan Masalembo, atau berjarak 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.