NADIKABAR.COM — Hasil seleksi substansi program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru 2026 sudah bisa dilihat oleh peserta. Pengumuman diinformasikan sejak Kamis, 27 Agustus 2026.
Peserta yang lolos ke tahap ini sebelumnya berjumlah 71.759 orang. Namun, hanya 69.162 peserta yang hadir. Tes substansi terdiri dari tiga sub tes yakni tes bidang studi, tes literasi, dan tes numerasi. Peserta mengikuti tes selama 3-7 Agustus 2026.
Dari hasil seleksi, bidang studi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi penyumbang peserta lulus terbanyak. Jumlah peserta yang dinyatakan lolos dari kedua bidang studi tersebut mencapai lebih dari 3.000 orang.
Di sisi lain, terdapat sejumlah bidang studi dengan jumlah peserta yang lolos sangat terbatas. Bahkan, ada bidang studi yang hanya meluluskan satu peserta.
PPG bagi Calon Guru adalah program pendidikan profesi yang dirancang untuk membekali calon pendidik dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi guru profesional, berintegritas, serta memiliki dedikasi dalam menjalankan tugasnya.
Program ini terbuka bagi lulusan sarjana (S1), sarjana terapan, maupun Diploma IV (D4), baik yang berasal dari program studi kependidikan maupun nonkependidikan. Melalui program tersebut, peserta dipersiapkan untuk memperoleh sertifikat pendidik.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan menjalani Pendidikan Profesi Guru selama dua semester. Selama mengikuti program, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran di kelas, tetapi juga menjalani praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, serta pendampingan sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi profesional calon guru.
1. Buka laman resm SIMPKB atau klik https://paspor-gtk.simpkb.id/ 2. Login menggunakan akun yang sudah dibuat atau dengan akun Belajar.id 3. Masukkan username dan kata sandi 4. Klik bagi pemberitahuan atau status seleksi/uji kompetensi yang muncul 5. Sistem akan menampilkan informasi kelulusan.
Hasil seleksi substansi yang diumumkan terdiri dari dua kategori yakni lulus dan tidak lulus. Berikut perbedaannya:
- Lulus: Peserta memiliki skor akhir nilai tes substantif di atas Nilai Batas Kelulusan (NBK) yang ditetapkan dan secara peringkat terwadahi dalam kuota penerimaan per bidang studi dan per lokasi keberminatan mengajar.
- Tidak Lulus: Peserta memiliki skor akhir nilai tes substantif di bawah Nilai Batas Kelulusan (NBK) yang ditetapkan atau di atas Nilai Batas Kelulusan (NBK) namun secara peringkat tidak terwadahi dalam kuota penerimaan per bidang studi dan per lokasi keberminatan mengajar.
Setelah lolos seleksi substansif, peserta akan menjalani tahapan wawancara. Berikut jadwal wawancaranya:
1. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): 3.738 orang2. Bimbingan dan Konseling: 564 orang3. Informatika: 400 orang4. Seni Budaya: 346 orang5. Pendidikan Luar Biasa: 332 orang6. Sejarah: 292 orang7. Teknik Otomotif: 67 orang8. Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi: 5 orang9. Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis: 6 orang10. Desain Komunikasi Visual: 51 orang11. Perhotelan: 6 orang12. Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim: 9 orang13. Teknik Elektronika: 1 orang14. Teknik Ketenagalistrikan: 6 orang15. Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian: 32 orang16. Pemasaran: 4 orang17. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD): 4.600 orang18. Bahasa Indonesia: 2.424 orang19. Pendidikan Pancasila: 1.259 orang20. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): 595 orang21. Sosiologi: 584 orang22. Bahasa Inggris: 884 orang23. Geografi: 377 orang24. Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD): 652 orang25. Ekonomi: 638 orang26. Biologi: 462 orang27. Kimia: 332 orang28. Fisika: 773 orang29. Kuliner: 139 orang30. Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam: 90 orang31. Busana: 205 orang32. Usaha Layanan Pariwisata: 35 orang33. Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan: 92 orang
Demikian informasi kelulusan PPG Calon Guru. Bagaimana hasil ibu/bapak guru?