Sigit memaparkan kolom abu vulkanik tersebut terpantau secara visual berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan condong bergerak mengarah ke wilayah selatan dan barat daya.
Berdasarkan data pemantauan dari rekaman seismograf di pos pengamatan, erupsi pagi ini memiliki amplitudo maksimum sebesar 31 milimeter dengan durasi letusan yang berlangsung cukup lama yakni mencapai 7 menit 27 detik.
"Erupsi berupa Letusan disertai Awan Panas Guguran dengan jarak luncur ± 4500m dari kawah puncak, mengarah ke tenggara, sebaran abu vulkanik mengarah ke barat daya," ujar Sigit.
Sigit mengatakan menyusul aktivitas vulkanik tersebut status Gunung Semeru masih bertahan pada Level III atau Siaga.