NADIKABAR.COM — Selebgram Ratu Felisha mengaku sempat mengira panggilan dari penyidik Polda Jatim sebagai penipuan. Ia baru memastikan panggilan tersebut benar setelah menerima surat resmi dari kepolisian terkait dugaan endorse arisan online bodong.

Ratu mengatakan, dirinya tidak mengetahui bahwa arisan online yang pernah dipromosikannya bermasalah. Ia mengaku tetap menerima tawaran endorse karena saat itu tidak mengetahui adanya dugaan tindak pidana dalam bisnis arisan tersebut.

"Enggak, saya enggak tahu (bila arisan online ilegal), iya betul (tetap menerima endorse sebelum mengetahui arisan online bodong)," kata Ratu saat ditemui awak media di Gedung Ditressiber Polda Jatim, Jumat (28/8/2026).

Ratu juga memastikan pemanggilan kali ini menjadi pengalaman pertamanya berurusan dengan kepolisian. Ia sebelumnya sempat dijadwalkan menghadiri undangan penyidik pada pekan lalu, tetapi meminta penjadwalan ulang karena harus bepergian dari Bandung ke Surabaya.

"Ini pertama kali (memenuhi panggilan kepolisian). Sebetulnya dari minggu kemarin (dijadwalkan menghadiri undangan penyidik), cuma karena saya kan saya dari Bandung ya, harus datang ke sini butuh waktu, jadi saya minta reschedule, baru bisa datang hari ini," ujarnya.

Menurut Ratu, dirinya awalnya tidak langsung percaya ketika mendapat komunikasi melalui telepon terkait panggilan kepolisian. Ia bahkan sempat mencurigai komunikasi tersebut sebagai upaya penipuan atau phishing.

"Saya enggak enggak tahu sama sekali (ada panggilan polisi). Malah pas pertama dihubungi itu kok kayak "Ini penipuan bukan ya ada yang menghubungi saya?" gitu. Sampai akhirnya datang surat panggilan baru kita cross-check ke sini, gitu," imbuh dia.