PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pembagian dividen tunai khusus senilai Rp1,564 triliun kepada pemegang saham, yang menjadi pertama kalinya dilakukan sepanjang sejarah.

Direktur Utama, BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan nilai dividen yang akan dibagikan tersebut setara dengan Rp17 miliar per saham.

β€œSecara aklamasi, pemegang saham menyetujui penggunaan saldo laba ditahan perseroan untuk digunakan sebagai dana cadangan operasional dan pengembangan perseroan sebesar Rp2 triliun, serta pembagian dividen tunai khusus dengan total nilai sebesar Rp1,564 triliun,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers seusai menggelar RUPSLB di Main Hall, BEI, Jakarta, Rabu.

Bahlil sebut masih jajaki impor 30 juta barel minyak mentah dari UEA

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah masih menjajaki rencana impor minyak mentah (crude) hingga 30 juta barel dari Uni Emirat Arab (UEA).

β€œItu masih potensi, ya. Itu penjajakan. Semuanya masih penjajakan, ya,” ungkap Menko Bahlil saat ditemui di Jakarta, Rabu.