NADIKABAR.COM — Bisa pakai Excel, SQL, atau Python saja ternyata belum cukup untuk lolos seleksi kerja sebagai data analyst. Banyak pelamar gagal di tahap screening karena portofolio mereka tidak punya validasi resmi di mata HRD.

Masalah ini yang coba dijawab lewat Sertifikasi BNSP Data Analyst melalui Intensive Bootcamp: Data Analyst + Sertifikasi Kompetensi BNSP. Program ini merancang seluruh penugasan peserta agar 100 persen kompatibel dengan syarat dokumen Uji Kompetensi BNSP, bukan sekadar kelas teori biasa.

Peserta akan mengikuti empat live class intensif via Zoom yang membahas alur kerja data analyst secara utuh, mulai dari Business Requirement dan Data Acquisition, Exploratory Data Analysis, Data Modeling dan Business Intelligence Dashboard, sampai Quality Assurance dan Mock Assessment. Jadwalnya berlangsung setiap Selasa, dimulai 20 Oktober 2026 dan berakhir 10 November 2026, pukul 19.00 sampai 21.30 WIB, secara online via Zoom Meeting.