Pemerintah juga mencatat pelunasan utang obligasi BLBI senilai Rp 218,3 triliun serta keberhasilan menyelamatkan lebih dari Rp54 triliun kekayaan negara.

"Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola sekaligus memastikan kekayaan negara memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujar Teddy.

Selain itu, Teddy juga membeberkan sektor transportasi dan layanan berbasis platform atau ojek online. Terwujudnya skema bagi hasil bagi pengemudi sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap kelompok pekerja tersebut.

"Berbagai terobosan dan program prioritas terus digenjot, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, energi, hingga pemberdayaan ekonomi. Capaian yang dihadirkan menjadi bukti bahwa pembangunan terus bergerak, menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi kemandirian bangsa," lanjut Teddy.

Meski berbagai capaian telah dihasilkan, Teddy menegaskan bahwa perjalanan pembangunan masih panjang. Menurutnya, capaian itu menjadi pijakan bagi pemerintah untuk memperluas manfaat pembangunan.

"Perjalanan masih panjang, tantangan masih besar. Namun, setiap capaian menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Pemerintah akan terus mendorong pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat," ujar Teddy.