Nanta pun mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah, khususnya selama musim kemarau.
"Tolong jangan melakukan pembakaran dulu. Karena kita tidak tahu hasil dari pembakaran itu ada abu atau bunga api yang berterbangan. Mungkin bisa menimbulkan kebakaran di tempat lain," jelasnya.
"Biasanya kalau sudah bakar-bakar sampah itu ditinggal. Nah, itu baranya tertiup angin. Itu tidak diketahui. Tahu-tahu di lokasi lain terjadi kebakaran," sambungnya.
Masyarakat juga diminta memperhatikan instalasi listrik di rumah. Salah satunya dengan mencabut charger ponsel setelah selesai digunakan.
"Pesan kami selama kemarau ini tolong dijaga, jangan sampai bakar-bakar. Untuk instalasi listrik juga dicek. Terutama HP, kalau sudah ngecas chargernya dilepas," pungkas Nanta.